Ilir-Ilir (Sunan Kalijaga)
lir-ilir, lir-ilir tandure wus semilir
tak ijo royo royo dak sengguh temanten anyar
cah angon cah angon penekna blimbing kuwi
lunyu lunyu penekna kanggo mbasuh dodod ira
dodod ira dodod ira kumitir bedah ing pinggir
dondomana jumetana kanggo seba mengko sore
mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane
ya suraka…. surak
lir-ilir, lir-ilir tandure wus semilir
tak ijo royo royo dak sengguh temanten anyar
(lihatlah kini waktu menanam bibit semai telah datang, begitu hijau
segar laksana pengantin baru)
sebelum padi ditanam di sawah ada sepetak kecil yang dibuat untuk
persemaian yaitu menumbuhkan benih. setelah benih benih tumbuh
menjadi bibit yang siap ditanam di sawah, ditempatkan di posisinya
dimana serumpun kecil yang terdiri dari beberapa benih akan tumbuh
menjadi serumpun padi hingga nanti akan membuahkan bulir bulir yang
hari demi hari akan semakin berat berisi membuat pucuk pucuk rumpun
padi itu semakun merunduk. tibanya saat tandur (menanam) yaitu saat
meletakkan bibit di posisinya ditandai dengan ketinggian bibit di
persemaian dan warnanya hijau segar lebih hijau dari padi yang sudah
dewasa. bibit padi akan diletakkan di posisinya bersama dengan
serumpun kecil bibit yang lain mereka harus bekerja sama dengan
partner partner kerja mereka dengan harmonis untuk menghasilkan buah
padi terbaik. seperti pengantin yang baru dipertemukan dengan suka
cita mereka bertemu dan berkenalan dengan partner kerjanya dan
memulai sambung rasa yang sinergis sebagaimana layaknya pengantin
baru yang siap mengarungi bahtera rumah tangga.
===========================================
cah angon cah angon penekna blimbing kuwi
lunyu lunyu penekna kanggo mbasuh dodod ira
(wahai anak gembala tolong panjatkan pohon (petik) blimbing walau
licin tolong panjatkan untuk bebersih baju kebesaranmu)
memanjat pohon harus hati hati dan jangan luput memandang ke atas
mengamati ranting mana yang harus diraih, apalagi licin harus lebih
hati hati salah salah malah bisa jatuh babak belur. dengan hati yang
bersih dan penuh hormat kepada pohon belimbing sang pemilik buah
yang diatas sana tersimpan buah buah yang kita perlukan. petik
beberapa butir belimbing secukupnya untuk membasuh dodod bajunya
sendiri yang kotor. belimbing wuluh biasa dipakai untuk bahan
pencuci jika baju terkena kotoran yang sukar dibersihkan dengan cara
biasa.
==============================================
dodod ira dodod ira kumitir bedah ing pinggir
dondomana jumetana kanggo seba mengko sore
(baju kebesaranmu telah terkoyak jadi jahitlah tambal kembali untuk
bertahta sore hari ini)
baju kebesaran itu ternyata selain kotor juga robek terkoyak karena
itu juga dengan hati yang ikhlas harus ditisik, ditambal, dijahit
agar cukup pantas untuk dikenakan dalam acara seba sore ini bersama
para sanak saudara dan tamu tamu yang datang. supaya para tamu
merasa dihormati dan dihargai juga para sanak saudara merasa
tentram, baju kebesaran yang indah sangat perlu. seba adalah
berkumpul dengan sanak saudara juga tamu tamu di paseban atau
pendopo untuk sekedar minum minum atau membicarakan masalah masalah
penting, membahas strategi yang dilakukan dalam suasana santai dan
akrab agar dapat dicapai suatu keputusan yang berdampak maksimal
untuk kebaikan.
===============================================
mumpung padhang rembulane mumpung jembar kalangane
ya suraka…. surak
(selagi terang bulan selagi luas tempatnya, dan bersoraklah
gembira ….)
segala sesuatu tak lepas dari waktu, saat, mangsa yang baik. saat
terang bulan adalah saat yang tepat di saat seisi alam semesta
keluar melantunkan pujian kepada Gusti ingkang murba ing Jagad.
segala sesuatu biar disaksikan segenap makhluk dan direstui oleh
alam semesta. apalagi semua kesempatan sedang terbuka lebar, cukup
lebar untuk mengadakan tarian pujian kepada keagungan alam semesta,
kebesaran Sang Hyang Tunggal. dengan begitu janganlah ragu lagi
untuk tetap bergembira merayakan semua ini, kalau ingin bersorak
juga bersoraklah dengan gembira penuh ekspresi.